9 Juni 2016 yang lalu saya sempat berpikir untuk membeli sebuah smartphone dengan beberapa ciri - ciri seperti :

  1. Berbahan Metal
  2. Support 4G All Operator
  3. Tersedia Fingerprint
  4. Bisa Fastcharging
  5. Murah

Dengan budget 2.1 juta saya sempat ingin meminang salah satu smartphone buatan Infinix, namun setelah saya mendapatkan Informasi mengenai Smartphone yang pernah merajai pasar Indonesia merilis varian barunya akhirnya saat ini smartphone tersebut sudah terdapat pada genggaman saya.

image

Perkenalkan Flash Plus 2, merupakan smartphone terbaru buatan Flash (Dahulunya bernama Alcatel) yang memiliki satu slogan yang sangat membuat smartphone pada kelasnya merasa terguncang “More Than Metal”.

Flash Plus 2 membawa beberapa spesifikasi hardware yang lumayan dapat mengguncang smartphone pada kelasnya dan memiliki fitur menarik seperti Fingerprint Sensor serta Fast Charging yang diklaim dapat mengisi baterai dari 0% ke 100% hanya membutuhkan waktu 1 jam lebih sedikit.

Kelengkapan Isi Box

image

Sebelum masuk membahas hardwarenya kita bahas kelengkapannya terlebih dahulu, pada paket penjualan Flash Plus 2 kita akan mendapatkan satu set perangkat untuk mengisi baterai, satu set tentang panduan penggunaan serta informasi penting lainnya, satu buah device, serta Kartu Perdana Telkomsel TAU 10GB yang sayangnya saya sendiri tidak mendapatkannya.

Untuk masalah garansi mungkin kalian tidak dapat diberikan informasi mengenai dimana letak service centernya, namun jika kalian ingin mengetahuinya kalian dapat mengunjungi alamat dibawah ini :

http://www.flash3c.com/support/service-center/

More Than Metal (Cover)

Slogan More Than Metal sepertinya memang bukan omong kosong bagi smartphone ini, karena hampir setiap bagian covernya terbuat dari metal. Jika kamu membuka covernya dan melihat ada pinggiran plastik, kamu tak perlu khawatir karena plastik tersebut hanya digunakan untuk pengunci agar cover kamu tidak terlepas dengan mudah. Bagaimana jika hilang ?, ya mungkin smartphone kamu tidak akan pernah bisa tertutup dengan baik.

Cover dengan bahan besi atau metal ini pasti hadir dengan satu kelemahan, yaitu jika smartphone ini panas maka panasnya akan mengalir secara merata. Namun tenang saja, biasanya smartphone ini tidak butuh waktu sangat lama agar bisa dingin kembali.

Selain panas permukaan yang licin jadi masalah kalau kamu taruh di tempat yang agak miring, itu memang terbukti setelah saya menaruh smartphone ini diatas tisu. karena ada notifikasi masuk, smartphone ini bergetar dan lumayan membuat smartphone ini jatuh dari atas meja.

Layar 5,5 Inch dengan Resolusi Full HD

Jangan coba - coba untuk menaruh smartphone ini pada saku celana jeans yang ketat ataupun ditempatkan di motor yang tempatnya begitu sempit, karena ukurannya memang sangat tidak ideal untuk disimpan ditempat seperti itu.

Berbekal layar IPS LCD berukuran 5,5 Inch, smartphone ini mendukung resolusi hingga Full HD dengan kerapatan 401 PPI, gambar yang dihasilkan sungguh membuat saya gembira.

Tapi ada kekurangan pada layarnya yaitu kecerahannya yang cenderung agak kurang sehingga kamu akan merasa kesulitan melihat smartphone ini di luar ruangan tepatnya pada saat kamu lagi kena lampu merah.

Spesifikasi Hardware yang handal dikelasnya

Membawa processor Mediatek MT6755 Helio P10 dengan GPU Mali-T860MP2 dan ditemani RAM 2GB membuat smartphone ini lumayan gesit untuk digunakan sehari - hari.

Namun pada kondisi tertentu kadang - kadang terjadi Force Close di setiap aplikasinya baik itu Facebook maupun Google Services, ini bukan salah processor ataupun RAMnya yang gak terlalu besar dan gak terlalu kecil. Kompatibilitas aplikasi juga mendukung kondisi ini terjadi pada Flash Plus 2 sehingga dibutuhkan pembaruan aplikasi oleh si pembuat.

image

Skor Antutu yang diperoleh pun tergolong biasa saja karena setelah dilihat peringkatnya, Flash Plus 2 masuk pada peringkat ke 26 yang berhasil mengungguli Meizu M3 Note.

Saya tidak tahu apakah skor ini bisa dijadikan titik utama untuk mengatakan bahwa smartphone ini baik di kelas low - end, namun ini bisa menjadi prestasi membanggakan untuk pihak Flash.

User Interface & Aplikasi Android Murni

Flash Plus 2 datang dengan tampilan antarmuka yang sangat familiar bagi para pengembang aplikasi bahkan pengguna Cyanogenmod, Flash Plus 2 menggunakan antarmuka Stock ROM Android murni yang minim modifikasi, bahkan jika kamu mencari apa saja yang di modifikasi mungkin kamu tak akan pernah menemukannya.

Aplikasi default seperti SMS dan Telepon menggunakan aplikasi default Android Murni sehingga siapapun yang menggunakannya mungkin akan merasa kalau tampilannya sangat tidak menarik.

Saya tidak tahu apakah pihak Flash sengaja untuk menggunakan Android Murni ini secara resmi atau Custom ROM Official dari Flash belum sepenuhnya jadi, namun setelah saya mencoba smartphone ini rasanya ya seperti menggunakan perangkat Android One versi terbaru.

Tombol navigasinya kurang….

Penggunaan tombol kapasitif pada bagian back dan recent apps serta tombol fisik pada bagian home membuat smartphone ini terlihat seperti perangkat merk sebelah, Namun saya merasa ada yang aneh pada bagian tombol navigasinya, sebentar saya lihat dulu.

image

Tombol kapasitif pada Flash Plus 2 ini kelihatan gede banget, jika dibandingkan dengan asus maka ukurannya bisa 2 kalinya dari asus. meskipun begitu saya sangat senang karena tombol kapasitifnya disertai dengan backlight, jadi kalau misalnya lagi gelap - gelapan sudah gak perlu lagi ngeraba - raba tombol.

Fingerprint pada smartphone ini lumayan cepat, meskipun cepat kamu perlu mengaktifkan layar untuk bisa menghidupkan fingerprint ini untuk membuka lockscreen. tapi kamu tak perlu khawatir dengan masalah tersebut, cukup tekan saja tombolnya agak lama dan tidak terlalu cepat lockscreen akan terbuka dengan sendirinya.

Baterai yang awet

Baterai dengan daya tampung 3000mah milik Flash Plus 2 ini saya kira sangat boros karena layarnya yang terlalu gede, namun perkiraan saya ternyata agak meleset dari apa yang saya duga.

Untuk menghabiskannya saya perlu waktu sekitar 12 - 18 jam, pada grafik dibawah ini saya hanya mampu bertahan 12 jam saja untuk mengurangi baterainya sampai sekitar 30% - 38% untuk penggunaan normal.

image

Fast Charging

Flash Plus 2 juga memiliki kemampuan pengisian baterai yang cepat atau Fast Charging buatan Texas Instrument, mereka mengklaim bahwa fitur ini dapat mengisi baterai dari keadaan baterai kosong hingga penuh dengan hanya memakan waktu 1 jam.

Setelah saya coba memang hal itu benar adanya, dimana pada saat kemarin saya hanya membutuhkan waktu 15 menit untuk mengisi baterai hingga 73%. (Lihat gambar battery history).

Pada malam harinya saya pun kembali mengisi baterainya dari 5% dan alhasil baterai terisi secara penuh dengan waktu sekitar 40 - 55 menit.

Tapi ada satu kekurangan yang membuat saya sedikit berhati - hati jika ingin melakukan pengisian baterai, PANAS. ya body si Flash Plus 2 ini mendadak seperti setrikaan baju, namun setelah kapasitas baterai telah mencapai 90% panasnya pun berkurang, saya tidak tahu apakah ini wajar terjadi atau bagaimana namun hal ini jelas dapat memperpendek umur baterai jika jika baterai telah mencapai 100% kita tidak mencabutnya dengan segera.

Kamera

Kamera pada Flash Plus 2 ini sangat menjanjikan sekali jika dilihat dari spesifikasinya, namun karena ntah karena saya bisa menggunakannya atau tidak tangkapan kameranya terlihat kurang istimewa ya meskipun gambarnya sudah terlihat sangat detail.

Kecepatan shutter pada kamera ini cukup lumayan cepat ya meskipun dalam kondisi tertentu untuk mencari fokus dengan menggunakan Flash Plus 2 ini sedikit agak sulit.

image
image
image

Kesimpulan

Dengan harga 2 juta saya merasa bahwa Flash Plus 2 ini memiliki beberapa kekurangan diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Baterai yang cepat panas saat melakukan pengisian baterai
  2. User Interface masih menggunakan Stock Android murni
  3. Auto Fokus pada kameranya kurang cepat
  4. Bodinya yang terasa licin

Namun Flash Plus 2 juga punya kelebihan yaitu :

  1. Kelengkapan sensor yang lumayan
  2. Performa yang cukup gesit karena menggunakan Stock Android Murni
  3. Kelengkapan sensor fingerprint yang terasa cepat
  4. Adanya fitur Quick Charging
  5. Daya tahan baterai yang luar biasa awet
  6. Dan sudah menggunakan Android Marshmellow 6.0

Bagaimana apakah kamu setuju dengan review ini atau bahkan sebaliknya ?

Tentang Penulis

Gravatar Profile Image

Ambrizal Suryadinata

Perkenalkan nama saya Ambrizal Suryadinata lahir pada tanggal 19 Agustus 199x di Denpasar, Bali. Jika ditanya "asal kamu dari mana ?" maka saya akan bingung menjawabnya karena bapak dari orang tua saya adalah orang kelahiran Bali dan ibu dari orang tua saya adalah orang kelahiran jawa.

Read more Open Linkedin

Recent Comment